Warga metropolis kini bisa menikmati tempat wisata modern di Batam. Kawasan mega wisata Ocarina dengan konsep wisata terpadunya mulai dibuka untuk umum 28 Desember 2008 yang lalu. Beragam jenis wisata ditawarkan di atas lahan 40 hektare yang menyedot daya listrik 6 megawatt ini.
Ocarina adalah proyek prestisius dari PT Bangun Arsikon Batindo, untuk menjawab kebutuhan wisata di Batam. Sesuai konsepnya, Ocarina menggabungkan seluruh kebutuhan wisata, mulai dari rekreasi, belanja, kuliner, olahraga, hingga wisata edukasi. Mengutip pernyataan Chairman Arsikon Group, Cahya: “Kawasan mega wisata ini benar-benar disiapakan untuk melayani semua kebutuhan wisata dari segala usia. Mulai anak-anak hingga orang tua.” ujarnya. Konsep Ocarina sendiri mengadopsi dari Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. “Dari segi kapasitas Ocarina bisa dibilang masih berada di bawah Ancol. Tapi dari segi kualitas kami di atas Ancol,” lanjutnya.
Secara desain, Cahya mengklaim Ocarina memiliki tata arsitektur paling detail di antara bangunan wisata di seluruh Indonesia. Salah satunya adalah maket pohon bonsai raksasa yang berada di Kampoeng Seni Ocarina. Di atas pohon tersebut terdapat patung 1.000 ekor burung bangau. Uniknya, setiap patung memiliki gaya yang berbeda. Belum lagi jika mengamati ke-12 patung Shio yang berjajar di sepanjang pagar samping kanan pintu masuk. Selain dibuat dalam ukuran besar, ke-12 patung tersebut di klaim memiliki desain paling detail di seluruh dunia. Sehingga setiap patung binatang yang merupakan simbol masing-masing Shio tampak hidup.
Selain dari segi bangunan, seluruh fasilitas permainan yang ada di Ocarina juga memiliki standar internasional. Giant Wheel misalnya seperti mininya Singapore Flyer. Fitur ini memiliki lisensi langsung dari Hongkong. Dari segi letak, Giant Wheel sengaja dipasang di atas air laut dengan ketinggian sekitar 30 meter. Selain berfungsi sebagai arena wisata, Giant Wheel juga bisa difungsikan sebagai menara pandang. Sebab saat berada di posisi puncak, pengunjung bisa melihat sebagian dari wilayah di Kota Batam.
Semua kelebihan tersebut, kata Cahya, merupakan credit point yang bisa dijual untuk wisatawan, termasuk turis asing. Ia mengatakan, selama setahun pertama (2009) merupakan masa evaluasi total sebagai referensi untuk menyiapkan Ocarina sebagai ujung tombak program Visit Batam Year 2010. ”Di tahun 2010 Ocarina benar-benar ready untuk mendukung pemerintah Batam,” ucapnya. Sementara itu Direktur Ocarina, Dewi Koriati mengatakan, meski memiliki fasilitas berkelas internasional, tiket masuk yang dijual cukup murah yakni hanya Rp 5 ribu saja per orang.

Ocarina telah menyiapkan sekitar 30-an fasilitas wisata. Diantanya Mega Enterance Gate, Youth Ocarina, Ocarina Water Game, E-Island, Ocarina Beach Walk, Kampoeng Indonesia, Jimbaran at Ocarina, Ocarina Kiddy Land, Ocarina Tiker Camp, Ocarina Beach Festival, Ocarina Water Sport, Marina Bay Ocarina, d’Ocarina Café, Plaza Ocarina, Ocarina Giant Wheel, Kampoeng Seni Ocarina, Ocarina Olympic Pool, Ocarina Sport Mall, d’Ocarina Luxury Resort, Batam Convention Center, Ocarina Beach Karaoke, Ocarina Giant Globe, Ocarina Junction, Ocarina Waterboom, Lancang Kuning Tower. Namun pada pembukaan 28 Desember kemarin, baru 11 fasilitas yang telah siap. Antara lain Kampoeng Indonesia, Water Game, Youth Activity, Warong Jimbaran, Junction, Kiddy Land, Beach Walk, Water Sport, Pantai Festival, Giant Wheel, dan Kampoeng Seni.
Kampoeng Indonesia merupakan area food court yang menyediakan aneka masakan dan makanan khas nusantara. Sementara Warong Jimbaran merupakan warung yang secara khusus menyediakan makanan khas dari sea food dan barbeque. Bagi yang menggemari olahraga dan permainan air, Ocarina juga menyediakan fasilitas dalam water game dan water sport. Beragam olahraga dan permainan khas pantai seperti volley pantai, parasailing, banana boat, jetsky, bom-bom boat dan sebagainya.
Di Kiddy Land dengan luas area 15x30 meter, mampu menampung sekitar 100 anak sekaligus. Bagi pengunjung yang doyan belanja dan update penampilan bisa mampir di Ocarina Junction yang merupakan area pertokoan dengan konsep city walk. Di sini terdapat sekitar 120 kios yang menjual aneka produk life style. Sementara untuk fasilitas kolam renang, Batam Convention Center, Tower Lancang Kuning, Condotel dan beberapa fasilitas lainnya bakal dibangun mulai tahun depan.
Pada awal pembukaan Mega Wisata Ocarina kemarin, telah di gelar acara marathon pada tanggal 28-31 Desember 2008. Tanggal 28 Desember, Ocarina telah menghadirkan penyanyi Rossa dan Batavia Dancer. “Rossa itu biasanya dipanggil Oca, jadi klop dengan nama Ocarina,” kata Dewi soal alasan pemilihan Rossa. Untuk tanggal 29 Desember, Ocarina juga menghadirkan grup band ST 12 dan juara Indonesian Idol 2008, Aris. Hari berikutnya, Ocarina menampilkan artis dangdut alumni KDI daintaranya Maya, Nasar, Yuli dan Super Emak. Sedangkan pada acara puncak launching yang bertepatan dengan malam pergantian tahun, Ocarina menggelar Rafe Party dengan menghadirkan para disk jockey (DJ) ternama dari Jakarta. Acara puncak tersebut juga dimeriahkan dengan pesta sinar laser.
Ocarina adalah proyek prestisius dari PT Bangun Arsikon Batindo, untuk menjawab kebutuhan wisata di Batam. Sesuai konsepnya, Ocarina menggabungkan seluruh kebutuhan wisata, mulai dari rekreasi, belanja, kuliner, olahraga, hingga wisata edukasi. Mengutip pernyataan Chairman Arsikon Group, Cahya: “Kawasan mega wisata ini benar-benar disiapakan untuk melayani semua kebutuhan wisata dari segala usia. Mulai anak-anak hingga orang tua.” ujarnya. Konsep Ocarina sendiri mengadopsi dari Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. “Dari segi kapasitas Ocarina bisa dibilang masih berada di bawah Ancol. Tapi dari segi kualitas kami di atas Ancol,” lanjutnya.
Secara desain, Cahya mengklaim Ocarina memiliki tata arsitektur paling detail di antara bangunan wisata di seluruh Indonesia. Salah satunya adalah maket pohon bonsai raksasa yang berada di Kampoeng Seni Ocarina. Di atas pohon tersebut terdapat patung 1.000 ekor burung bangau. Uniknya, setiap patung memiliki gaya yang berbeda. Belum lagi jika mengamati ke-12 patung Shio yang berjajar di sepanjang pagar samping kanan pintu masuk. Selain dibuat dalam ukuran besar, ke-12 patung tersebut di klaim memiliki desain paling detail di seluruh dunia. Sehingga setiap patung binatang yang merupakan simbol masing-masing Shio tampak hidup.
Selain dari segi bangunan, seluruh fasilitas permainan yang ada di Ocarina juga memiliki standar internasional. Giant Wheel misalnya seperti mininya Singapore Flyer. Fitur ini memiliki lisensi langsung dari Hongkong. Dari segi letak, Giant Wheel sengaja dipasang di atas air laut dengan ketinggian sekitar 30 meter. Selain berfungsi sebagai arena wisata, Giant Wheel juga bisa difungsikan sebagai menara pandang. Sebab saat berada di posisi puncak, pengunjung bisa melihat sebagian dari wilayah di Kota Batam.
Semua kelebihan tersebut, kata Cahya, merupakan credit point yang bisa dijual untuk wisatawan, termasuk turis asing. Ia mengatakan, selama setahun pertama (2009) merupakan masa evaluasi total sebagai referensi untuk menyiapkan Ocarina sebagai ujung tombak program Visit Batam Year 2010. ”Di tahun 2010 Ocarina benar-benar ready untuk mendukung pemerintah Batam,” ucapnya. Sementara itu Direktur Ocarina, Dewi Koriati mengatakan, meski memiliki fasilitas berkelas internasional, tiket masuk yang dijual cukup murah yakni hanya Rp 5 ribu saja per orang.

Ocarina telah menyiapkan sekitar 30-an fasilitas wisata. Diantanya Mega Enterance Gate, Youth Ocarina, Ocarina Water Game, E-Island, Ocarina Beach Walk, Kampoeng Indonesia, Jimbaran at Ocarina, Ocarina Kiddy Land, Ocarina Tiker Camp, Ocarina Beach Festival, Ocarina Water Sport, Marina Bay Ocarina, d’Ocarina Café, Plaza Ocarina, Ocarina Giant Wheel, Kampoeng Seni Ocarina, Ocarina Olympic Pool, Ocarina Sport Mall, d’Ocarina Luxury Resort, Batam Convention Center, Ocarina Beach Karaoke, Ocarina Giant Globe, Ocarina Junction, Ocarina Waterboom, Lancang Kuning Tower. Namun pada pembukaan 28 Desember kemarin, baru 11 fasilitas yang telah siap. Antara lain Kampoeng Indonesia, Water Game, Youth Activity, Warong Jimbaran, Junction, Kiddy Land, Beach Walk, Water Sport, Pantai Festival, Giant Wheel, dan Kampoeng Seni.
Kampoeng Indonesia merupakan area food court yang menyediakan aneka masakan dan makanan khas nusantara. Sementara Warong Jimbaran merupakan warung yang secara khusus menyediakan makanan khas dari sea food dan barbeque. Bagi yang menggemari olahraga dan permainan air, Ocarina juga menyediakan fasilitas dalam water game dan water sport. Beragam olahraga dan permainan khas pantai seperti volley pantai, parasailing, banana boat, jetsky, bom-bom boat dan sebagainya.
Di Kiddy Land dengan luas area 15x30 meter, mampu menampung sekitar 100 anak sekaligus. Bagi pengunjung yang doyan belanja dan update penampilan bisa mampir di Ocarina Junction yang merupakan area pertokoan dengan konsep city walk. Di sini terdapat sekitar 120 kios yang menjual aneka produk life style. Sementara untuk fasilitas kolam renang, Batam Convention Center, Tower Lancang Kuning, Condotel dan beberapa fasilitas lainnya bakal dibangun mulai tahun depan.
Pada awal pembukaan Mega Wisata Ocarina kemarin, telah di gelar acara marathon pada tanggal 28-31 Desember 2008. Tanggal 28 Desember, Ocarina telah menghadirkan penyanyi Rossa dan Batavia Dancer. “Rossa itu biasanya dipanggil Oca, jadi klop dengan nama Ocarina,” kata Dewi soal alasan pemilihan Rossa. Untuk tanggal 29 Desember, Ocarina juga menghadirkan grup band ST 12 dan juara Indonesian Idol 2008, Aris. Hari berikutnya, Ocarina menampilkan artis dangdut alumni KDI daintaranya Maya, Nasar, Yuli dan Super Emak. Sedangkan pada acara puncak launching yang bertepatan dengan malam pergantian tahun, Ocarina menggelar Rafe Party dengan menghadirkan para disk jockey (DJ) ternama dari Jakarta. Acara puncak tersebut juga dimeriahkan dengan pesta sinar laser.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar